Monitoring Air | Hasil Pengukuran | Sub Das Cileuleuy - Cilamatan (Subang)

HASIL PENGUKURAN

Sub DAS Cileuleuy Cilamatan (Subang)

1. Tingkat keasaman air (pH)

pH adalah tingkat konsentrasi ion H+ yang terdapat dalam air, semakin tinggi kandungan ion H+ tersebut maka dimanifestasikan sebagai tingginya keasaman dalam air tersebut, dan sebaliknya semakin rendah tingkat keasaman maka semakin tinggi tingkat kebasaan (kandungan ion OH-) yang dimanifestasikan sebagai kebasaan air tersebut. Menurut PP nomor 82 tahun 2001 bahwa untuk sumber air baku bagi air bersih maka tingkat pH yang diperbolehkan berkisar angka 6 9, kurang dari 6 atau lebih dari 9 dinyatakan tidak layak untuk menjadi air baku air bersih.

Tabel 1. Hasil Pengukuran terhadap parameter pH di Sub DAS Cileuleuy

No. Titik

Kode Lokasi

Nama Lokasi

pH

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

5,9

Asam Lemah

5,9

Asam Lemah

5,6

Asam Lemah

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

5,9

Asam Lemah

5,7

Asam Lemah

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu

6,5

Netral

6,1

Netral

6

Netral

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

6,8

Netral

6,7

Netral

6,7

Netral

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

6,1

Netral

5,8

Asam Lemah

5,6

Asam Lemah

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, Jalan Cagak

6,3

Netral

6,1

Netral

5,9

Asam Lemah

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

6

Netral

5,8

Asam Lemah

4,3

Asam Lemah

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

-

Belum diukur

5,8

Asam Lemah

5,7

Asam Lemah

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

7,1

Netral

6,6

Netral

6,4

Netral

10

CGN-09

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

6,1

Netral

-

Belum diukur

6,1

Netral

11

CLY-10

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

7,5

Netral

7,1

Netral

6,9

Netral

12

CLY-11

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

7,7

Netral

7,2

Netral

7,1

Netral

13

CLY-12

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

 

 

7

Netral

7,1

Netral

Pada pengukuran bulan Juli terjadi penurunan nilai pH dibeberapa lokasi pengamatan, bahkan untuk beberapa daerah nilainya dibawah standar yang disyaratkan oleh PP 82 yaitu antara 6 -9, bila sumber air ini akan digunakan untuk kegaitan sehari hari masyarakat. Gejala penurunan pH ini sangat mengkhawatirkan, sebab bila hal ini terus dibiarkan bukan mustahil sumber daya air yang ada malah mengakibatkan kerugian pada komunitas yang ada. Beberapa daerah yang terus mengalami penurunan pH adalah Rancabogo-Tambakmekar dari kondisi netral (6) menjadi asam (5.6), dan yang mengalami penurunan cukup tajam adalah didaerah Cibulakan-Cisusun dari 6 menjadi 4.3 atau kondisi asam.

2. Daya hantar listrik/Conductivity (DHL, dengan satuan S=mikronSiemens)

Daya Hantar Listrik/conductivity adalah kemampuan air dalam menghantarkan arus listrik dalam kondisi temperatur tertentu. Nilai DHL ini merupakan interaksi antara aspek temperatur, jenis ion terlarut dan konsentrasi ion terlarut, sehingga semakin tinggi temperatur air dengan konsentrasi dan jumlah jenis ion terlarut banyak, maka kemampuan aliran listrik juga akan semakin baik. Salah satu komponen air yang memudahkan terjadinya daya hantar listrik air adalah jenis garam-garaman dan logam yang terlarut dalam air, sehingga nilai DHL ini dapat dipakai untuk memprediksi konsentrasi kandungan garam dan logam terlarut dalam air. 

Tabel 2. Hasil Pengukuran terhadap parameter Konduktivitas di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Konduktivitas (S )

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

130

Baik

140

Baik

30

Sangat Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

120

Sangat Baik

-

Belum diukur

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

110

Sangat Baik

110

Sangat Baik

-

Belum diukur

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

100

Sangat Baik

100

Sangat Baik

-

Belum diukur

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

170

Baik

140

Baik

110

Sangat Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

150

Baik

140

Baik

110

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

190

Baik

200

Baik

150

Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

160

Baik

210

Baik

220

Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

160

Baik

170

Baik

-

Belum diukur

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

150

Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

160

Baik

170

Baik

180

Baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

180

Baik

260

Baik

140

Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

220

Baik

230

Baik

 Pada monitoring air bulan Juli, ada beberapa wilayah yang belum diukur dikarenakan adanya kejanggalan pada alat pengujinya (Multi Probe Meter), tetapi setelah dikalibrasi, maka pengukuran dapat dilanjutkan kembali, dari data yang didapat, menunjukkan kondisi yang beragam, beberapa wilayah naik sekitar 10 S seperti Cilamatan dan Jatirawing, tetapi sebagian besar wilayah seperti Cibulakan dan Curuglima, mengalami penurunan yang signifikan hingga 50 S, sehingga berada pada katagori sangat baik.

3. Tingkat kelarutan padatan (TDS dengan satuan ppm)

TDS adalah konsentrasi kandungan padatan (bisa mineral, bahan organik dan garam-garaman) terlarut dalam air. Garam-garaman dapat terbentuk sebagai akibat ikatan kimia dari berbagai jenis mineral yang ada, juga dapat berupa sisa-sisa berbagai jenis pupuk kimia dan pestisida yang dipakai dalam pengolahan tanah pertanian atau juga berasal dari limbah cair industri dan rumah tangga, sehingga parameter TDS ini sebagai data indikator dalam melakukan analisa kimia air selanjutnya.

Tabel 3. Hasil Pengukuran terhadap parameter TDS di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

TDS (ppm)

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

70

Sangat Baik

70

Sangat Baik

10

Sangat Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

60

Sangat Baik

-

Belum diukur

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

50

Sangat Baik

50

Sangat Baik

-

Belum diukur

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

50

Sangat Baik

50

Sangat Baik

-

Belum diukur

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

80

Sangat Baik

70

Sangat Baik

50

Sangat Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

70

Sangat Baik

70

Sangat Baik

50

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

90

Sangat Baik

100

Sangat Baik

70

Sangat Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

90

Sangat Baik

100

Sangat Baik

110

Sangat Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

80

Sangat Baik

80

Sangat Baik

-

Belum diukur

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

70

Sangat Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

80

Sangat Baik

80

Sangat Baik

90

Sangat Baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

90

Sangat Baik

100

Sangat Baik

70

Sangat Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

110

Sangat Baik

110

Sangat Baik

 Beberapa daerah belum dilakukan pengukuran dikarenakan adanya anomali pada alat sehingga diperlukan kalibrasi terlebih dahulu tetapi secara umum dari dari semua titik pengamatan nilainya relatif stabil dan masih dibawah ketentuan yang ditetapkan oleh PP 82 yaitu 1000 ppm.

 

4. Tingkat kelarutan Oksigen (DO, dengan satuan mg/L)

Tingkat kelarutan Oksigen adalah konsentrasi kandungan gas Oksigen dalam air. Semakin tinggi tingkat kelarutan gas oksigen dalam air maka semakin baik/segar dari sumberdaya air tersebut, sehingga kandungan oksigen dalam air limbah akan menunjukan nilai yang sangat rendah. Tingkat kelarutan gas oksigen ini dialam akan sangat dipengaruhi oleh semua parameter fisik dan kimia air lainnya baik secara selaras atau terbalik. Seperti : suhu; pH; DHL; TSS, BOD; COD, dan lain-lain.

Tabel 4. Hasil Pengukuran terhadap parameter DO di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

DO ( mg/L)

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

4,2

Buruk

4,2

Buruk

6,8

Cukup Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

5,3

Buruk

7,8

Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

6,8

Cukup Baik

5,6

Buruk

8,7

Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

7,7

Baik

4,3

Buruk

7,8

Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

2,3

Sangat Buruk

1,9

Sangat Buruk

3,2

Sangat Buruk

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

6,7

Cukup Baik

4,5

Buruk

7

Cukup Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

5,9

Buruk

3,9

Sangat Buruk

6,3

Cukup Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

6,8

Cukup Baik

3,9

Sangat Buruk

6,5

Cukup Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

7,8

Baik

4,1

Buruk

6,9

Cukup Baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

2,7

Sangat Buruk

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

-

Belum diukur

4,7

Buruk

4,6

Buruk

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

-

Belum diukur

5,6

Buruk

5

Buruk

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

4,8

Buruk

4,8

Buruk

 Pada beberapa wilayah seperti yang ditunjukkan oleh tabel diatas , terjadi peningkatan kadar DO yang cukup signifikan, ini adalah hal yang baik, tetapi tidak bisa dipastikan apakah hal ini dikarenakan terjadinya perbaikan kualitas lingkungan atau hal lainnya sebab data tiga bulan belumlah cukup untuk melihat kecenderungan-kecenderungan yang terjadi. Wilayah yang perlu diperhatikan lebih seksama adalah wilayah Rancabogo-Tambakmekar, dimana kadar DO nya selalu dalam kondisi sangat buruk yaitu berkisar antara 2.3 -3.2 mg/L.

5. Kandungan kimia Nitrat (NO3- dengan satuan ppm)

Kandungan kimia nitrat adalah konsentrasi kandungan unsur nitrogen nitrat dalam air. Nitrat merupakan ion-ion an-organik alami yang merupakan bagian dari sebuah siklus unsur Nitrogen di alam.

Tabel 5. Hasil Pengukuran terhadap parameter Nitrat di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Nitrat (mg/L)

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

22,2

Sangat Buruk

17,3

Buruk

18,6

Buruk

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

12,4

Buruk

8,9

Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

19

Buruk

10,2

Buruk

9,3

Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

63,3

Sangat Buruk

6,6

Baik

3,9

Sangat Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

27,9

Sangat Buruk

-

Belum diukur

11,5

Buruk

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

5,8

Baik

9,3

Baik

1,8

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

0

Sangat Baik

4,4

Sangat Baik

15,5

Buruk

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

0

Sangat Baik

10,2

Buruk

5,8

Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

14,2

Buruk

8,9

Baik

20,4

Sangat Buruk

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

8,4

Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

18,2

Buruk

6,6

Baik

3,5

Sangat Baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

15,1

Buruk

0

Sangat Baik

3,5

Sangat Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

2,7

Sangat Baik

7,1

Baik

Kenyataan yang harus dihadapi terutama dari data yang didapat didaerah Cileuleuy desa Jalan Cagak kadar nitrat selalu berada dalam kondisi buruk , data terakhir pada bulan Juli menunjukkan diwilayah ini kadar nitrat mencapai 18.6 mg/L, ini lebih dari baku mutu yang disyaratkan dan merupakan persoalan yang serius sebab didaerah ini airnya dijadikan sebagai sumber air baku, bila tidak segera diatasi ini akan mengakibatkan persoalan lingkungan yang cukup serius bagi masyarakat disekitarnya. Kenaikan ini kemungkinan besar dipicu aktivitas masyarakat disekitar wilayah mata air diantaranya pembuangan limbah pertanian dan peternakan serta limbah domestik langsung ke badan sungai. Selain itu untuk wilayah Sukamulya terjadi kenaikan kadar nitrat hampir tiga kali lipat dari bulan sebelumnya yaitu dari 8.9 mg/L menjadi 20.4 mg/L, perlu diperhatikan kembali intervensi seperti apa yang mengakibatkan kenaikan kadar nitrat ini, karena bisa jadi aktivitas warga yang tadinya tidak berpengaruh nyata terhadap badan air saat ini menimbulkan tanda-tanda penurunan kualitas dari wilayah tersebut.

 

6. Kandungan kimia Nitrit (NO2-, dengan satuan ppm)

Kandungan kimia Nitrit adalah konsentrasi kandungan unsur Nitrogen Nitrit dalam air. Nitrit merupakan ion-ion an-organik alami yang merupakan bagian dari sebuah siklus unsur Nitrogen di alam. Sumber unsur Nitrogen dapat berasal dari pelarutan mineral dalam batuan dan tanah, pupuk pada lahan pertanian, limbah-limbah yang dihasil oleh aktifitas manusia.

 Tabel 6. Hasil Pengukuran terhadap parameter Nitrit di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Nitrit ( mg/L )

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

0,03

Sangat Baik

0,16

Cukup Baik

0,1

Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,13

Cukup Baik

0,1

Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

0,16

Cukup Baik

0,13

Cukup Baik

0,07

Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,13

Cukup Baik

0,03

Sangat Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

0,26

Cukup Baik

-

Belum diukur

0,1

Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

0,23

Cukup Baik

0,13

Cukup Baik

0,03

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

0,16

Cukup Baik

0,13

Cukup Baik

0,03

Sangat Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

0,1

Baik

0,26

Cukup Baik

0,1

Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

0,13

Cukup Baik

0,16

Cukup Baik

0,03

Sangat Baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

0,13

Cukup Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

0,16

Cukup Baik

0,13

Cukup Baik

0,13

Cukup Baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

0

Sangat Baik

0,23

Cukup Baik

0,1

Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

0,16

Cukup Baik

0,03

Sangat Baik

Pada 8 lokasi terjadi penurunan kadar nitrit dalam air yaitu diantaranya di wilayah Bunihayu, Ds. Bunihayu, Kec. Jalan Cagak, kampung Cimaung desa Tambakmekar kec. Jalan Cagak, Kampung Cibulakan desa Cisusun Kec. Cijambe, Kampung Balanyengked, Desa Tanjungwangi Kec. Cijambe. Beberapa hal yang harus menjadi catatan adalah bahwa nilai kandungan nitrit di semua lokasi pengukuran masih dibawah baku mutu yang disyaratkan oleh PP 82 tahun 2001. 

7. Kandungan kimia Phosfat (PO4-, satuan ppm)

Kandungan kimia Phosfat adalah kandungan konsentrasi ion PO4- dalam air. Unsur ion Phosfat ini bisa berasal dari bahan organik sebagai hasil pelarutan kotoran burung (Guano) dalam goa-goa karst (batugamping), dan dapat juga bersifat an-organik yang merupakan hasil-hasil sisa residu pupuk kimia (pupuk buatan) dan pestisida dalam kegiatan pertanian dan juga merupakan hasil pelarutan dari mineral batuan/tanah yang mengandung unsur Phosfor (P) yang mengalami oksidasi menjadi P2O5. 

Tabel 7. Hasil Pengukuran terhadap parameter Fospat di Sub DAS Cileuleuy 

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Fospat (mg/L)

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,02

Sangat Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

0,38

Baik

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

-

Belum diukur

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

-

Belum diukur

0,01

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

0,00

Sangat Baik

0,00

Sangat Baik

Dari hasil pengukuran didapat data bahwa kandungan phosfat disemua lokasi pengukuran masih dalam keadaan baik, hanya pada lokasi Bunihayu desa Bunihayu terjadi kenaikan sekitar 0.02 mg/L, peningkatan ini harus diwaspadai karena bisa saja terjadi ekcenderungan nilainya akan naik terus bila kondisi saat ini tidak diperhatikan terutama pada aktivitas masuarakat terhadap badan air disekitar wilayah tesebut.

8. Tingkat kegaraman NaCl (Salinity dengan satuan mg/L)

NaCl adalah tingkat konsentrasi kelarutan khusus garam dapur (NaCl), dimana disamping sebagai akibat pelarutan mineral yang mengandung Na dan Cl-, unsur garam ini dapat terjadi sebagai hasil dari ikatan-ikatan residu penggunaan pupuk kimia pertanian dan limbah cair dari industri dan rumah tangga. Dari data yang didapat pada semua lokasi pengukuran menunjukkan nilai yang sama yaitu sebesar 5.9 mg/L.

Tabel 8. Hasil Pengukuran terhadap parameter NaCl di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

NaCl (mg/L)

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

5,9

Sangat baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

5,9

Sangat baik

5,9

Sangat baik

9. Kandungan unsur besi (Fe, dengan satuan ppm)

Kandungan Fe adalah banyaknya kandungan unsur logam besi (Fe) yang terlarut dalam air, tingkat kelarutan ini sangat dipengaruhi oleh tingkat keasaman air tersebut. Umumnya unsur besi berasal dari mineral pirit (Fe2S) yang apabila mengalami oksidasi oleh oksigen yang berasal dari air menghasilkan besi Fero (Fe2+) dan asam sulfat (H2SO4) yang akan menimbulkan tanah dan air menjadi asam. Besi Fero (Fe2+) akan mengikat oksigen lagi menjadi besi Feri (Fe3+) yang berbentuk endapan yang berwarna kuning. 

Tabel 9. Hasil Pengukuran terhadap parameter Besi di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Besi ( ppm )

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

0

Sangat Baik

0

Sangat Baik

0

Sangat Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

0,2

Sangat Baik

0

Sangat Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

0,7

Buruk

1,5

Buruk

0

Sangat Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

3,8

Sangat Buruk

2,5

Buruk

0

Sangat Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

0

Sangat Baik

0

Sangat Baik

0

Sangat Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

1,5

Buruk

1

Buruk

0

Sangat Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

0

Sangat Baik

-

Belum diukur

0

Sangat Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

0,1

Sangat Baik

-

Belum diukur

0

Sangat Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

0,6

Buruk

-

Belum diukur

0

Sangat Baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

0,4

Cukup Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

2,2

Buruk

-

Belum diukur

3

Buruk

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

2

Buruk

-

Belum diukur

1

Buruk

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

2

Buruk

0

Sangat Baik

Dikarenakan terjadi perubahan pada peralatan yang digunakan, maka terjadi pula perubahan pada skala yang dapat dilihat, dari pengukuran pada bulan Mei hingga Juli ada dua daerah yang selalu berada pada kondisi buruk untuk nilai Fe yaitu wilayah Balanyengked dan Curuglima. Dari pengukuran ternyata kandungan unsur Fe-nya cukup tinggi dan diatas baku mutu yang disyaratkan, kemungkinan terbesar dikarenakan di wilayah tersebut batuannya mengandung unsur besi atau adanya unsur asam yang sangat tinggi yang masuk ke badan air. Dampaknya bila hal ini dibiarkan terjadi adalah terganggunya rantai makanan akibat matinya beberapa biota air dan akan mengganggu sistem keseimbangan ekologis di wilayah tersebut.

10. Tingkat kekeruhan (TSS dengan satuan NTU/Napthalene Thermal Unit)

TSS adalah banyaknya kandungan zat padat yang berukuran partikel halus yang melayang (tersuspensi) dalam air, dapat berupa bahan organik atau non-organik, umumnya kekeruhan ini disebabkan oleh adanya erosi terhadap lapisan tanah pucuk (soil) oleh aliran air hujan pada lahan-lahan tak bervegetasi. Tingkat kekeruhan atau kandungan maksimal padatan tersuspensi yang diperbolehkan berdasarkan kelas air menurut PP Nomor 82 tahun 2001 sebagai bahan baku air bersih adalah 50 mg/Liter.

Tabel 10. Hasil Pengukuran terhadap kandungan Kekeruhan (Turbidity) di Sub DAS Cileuleuy

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

Kekeruhan ( NTU )

Mei

Penjelasan

Juni

Penjelasan

Juli

Penjelasan

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

1

Sangat Baik

1

Sangat Baik

1

Sangat Baik

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

Belum diukur

16

Baik

4

Sangat Baik

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

13

Baik

18

Baik

30

Baik

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

205

Buruk Sekali

73

Cukup Baik

31

Baik

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

2

Sangat Baik

3

Sangat Baik

2

Sangat Baik

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

50

Baik

29

Baik

14

Baik

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

6

Baik

5

Sangat Baik

5

Sangat Baik

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

7

Baik

8

Baik

5

Sangat Baik

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

26

Baik

21

Baik

11

Baik

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

2

Sangat Baik

-

Belum diukur

-

Belum diukur

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

112

Buruk

60

Cukup Baik

112

Buruk

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

200

Buruk

80

Cukup Baik

86

Cukup Baik

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

Belum diukur

-

Belum diukur

48

Baik

Secara umum terjadi penurunan TSS pada beberapa titik pengamatan, kemungkinan besar dikarenakan saat ini mulai terjadi peralihan musim dari musim penghujan ke musim kemarau sehingga tingkat erosi oleh air hujancenderung menurun, Tapi pada pengamatan di Kampung Balenyengked desa Tanjungwangi terjadi kenaikan tingkat kekeruhan, kemungkinan aktivitas masyarakat disekitar wilayah ini, terutama penggalian pasir mengakibatkan kadar TSS meningkat melebihi baku mutu yang disyaratkan.

11. Debit Air

Secara umum hampir di semua lokasi tiga bulan terakhir menunjukkan penurunan debit, hal ini diakibatkan karena mulai terjadinya pergantian musim yang melanda hampir seluruh Indonesia dan berpengaruh nyata terhadap debit air yang ada.

No. TITIK

KODE LOKASI

Nama Lokasi

DEBIT (Liter/det)

 

Mei

Juni

Juli

1

CLY-01

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

453,6

-

2

CLY-01b

Cileuleuy, Ds. Jalan Cagak

-

453,6

270,2

3

CLY-02

Bunihayu, Ds. Bunihayu, Jalan Cagak

1017,17

503,3

609,6

4

CLY-03

Sadang, Tambakan, Jalan Cagak

867,92

501,6

255,12

5

RCB-04

Rancabogo, Tambakmekar, Jalan Cagak

1034,88

796,818

566,6

6

RCM-05

Cimaung, Tambakmekar, JalanCagak

2090

1154,928

578,8

7

CBLK-06

Cibulakan, Cisusun, Cijambe

809,6

840,56

786

8

CLM-07

Cilamatan, Cisusun, Cijambe

1114,74

1071,5

958,3

9

CLM-08

Sukamulya, Cijambe, Cijambe

3493,3

2331,4

1645,4

10

CGN-10

Cigenyeng, Gunung Tua, Cijambe

33,12

-

-

11

CLY-11

Balanyengked, Tj.wangi, Cijambe

1932,28

1420,08

1612,2

12

CLY-12

Curuglima, Pasirkareumbi, Subang

2896,23

1475,45

851,15

13

CLY-13

Jatirawing, Gunungsari, Pagaden

-

-

1,8

 
Kelompok Kerja Komunikasi Air
Jl. Pasang No. 18 Bandung
40114 Jawa Barat
Telp/Fax. +60-22-7273440 Email k3a@bdg.centrin.net.id
 
     
HOME!!!